Apa itu Brainstorming – Pengertian, Beserta Tujuan dan Cara Melakukannya

Apa itu brainstorming? Brainstorming merupakan istilah yang merujuk pada kegiatan mengumpulkan ide atau gagasan mengenai suatu topik. Kegiatan ini dapat dilakukan di berbagai lingkup, mulai dari lingkup pendidikan hingga perusahaan.

Brainstorming juga menjadi salah satu metode untuk memecahkan suatu masalah di dalam tim. Istilah brainstorming pun digunakan saat berdiskusi sesuatu ide.
Metode brainstorming ini membantu tim untuk mengidentifikasi masalah, menganalisis, lalu mencari solusi bersama.

Meski pun begitu, kegiatan brainstroming tidak selalu berjalan dengan efektif. Sebab Beberapa orang merasa dirinya tidak perlu memberikan ide karena menganggap rekannya-lah yang akan melakukannya. akhirnya sesi brainstorming gagal melahirkan ide-ide kreatif dan hanya mengarahkan tim pada satu gagasan yang seragam.

Dalam artikel ini saya akan membahas Apa itu Brainstorming – Pengertian, Beserta Tujuan dan Cara Melakukannya, mari kita simak

Apa Itu Brainstorming?

Interaction Design Foundation menyebut brainstorming merupakan metode yang digunakan tim untuk menghasilkan ide demi memecahkan suatu masalah dengan pola yang jelas.

Foto by unsplash

Dalam kondisi yang terkendali dan lingkungan yang bebas, pendekatan tim dilakukan dengan melontarkan pertanyaan ‘bagaimana kita bisa’. Dari pertanyaan tersebut diyakini akan menghasilkan beragam ide menarik yang terhubung untuk mencari solusi terbaik.

Brainstorming merupakan situasi saat sekelompok orang berkumpul untuk menggeneralisasikan ide-ide baru seputar area spesifik yang menarik. Brainstorming juga diartikan suatu teknik konferensi dimana tiap peserta berusaha mencari suatu solusi pada suatu permasalahan yang spesifik melalui pemunculan ide secara spontan.

Pada intinya, brainstorming merupakan salah satu cara atau teknik mengumpulkan ide atau gagasan untuk mencari solusi atas suatu permasalahan.

Baca Juga:

Apa Tujuan Brainstorming?

Edrawmind menyebut tujuan dari brainstorming yaitu untuk menghasilkan ide-ide baru tanpa mengkritik pemikiran apapun. Brainstorming bertujuan untuk memecahkan masalah secara kreatif dan inovatif.

Foto by unsplash

Brainstorming dinilai efektif untuk memantik ide-ide baru dengan cara sangat kreatif. Meski begitu perlu teknik agar brainstorming bisa berjalan efektif. DI kutip dari Interaction Design Foundation , berikut 8 cara agar brainstorming berjalan efektif:

  1. Beri Batasan Waktu
    • Tergantung pada kompleksitas atau kerumitan masalah, batsa waktu 15-60 menit termasuk normal.
  2. Mulai Dengan Target Masalah
    • Brainstorming harus mendekati pertanyaan, rencana atau tujuan, dan tetap fokus pada topik masalah.
  3. Menahan Diri dari Penilaian atau Kritik
    • Selama proses brainstorming berlangsung tidak ada yang boleh berpikir maupun menunjukkan gestur negatif tentang ide yang dilontarkan.
  4. Dorong Munculnya Ide-ide Aneh dan Gila
    • Hindari mengeluarkan frasa ‘terlalu mahal’ atau semacamnya, tetap buka kesempatan sehingga semua orang merasa bebas untuk melontarkan ide (asalkan sesuai topik).
  5. Tujukan untuk Kuantitas
    • Ingat pepatah menyebut ‘kuantitas menghasilkan kualitas’. Proses penyaringan dan penyortiran bisa dilakukan belakangan.
  6. Bangun Gagasan Orang Lain
    • Ini adalah proses asosiasi di mana setiap anggota forum mengembangkan gagasan satu sama lain dan mencapai wawasan baru. Hal ini memungkinkan memantik ide baru dari masing-masing anggota. Katakan ‘dan’ dibandingkan mengecilkan hati dengan kata ‘tapi’ untuk mendapatkan ide yang lebih dekat dengan topik.
  7. Bangun Visual
    • Diagram dan post it membantu untuk mendatangkan ide-ide dan membantu orang lain untuk melihat dari cara yang berbeda.
  8. Izinkan Percakapan pada Satu Waktu
    • Untuk sampai pada hasil yang konkrit, penting untuk mengizinkan adanya percakapan dan tunjukkan rasa hormat untuk ide-ide yang muncul dalam forum.

Metode Brainstorming

Setelah memahami pengertian dan teknik brainstorming berikut ini metode brainstorming yang bisa kamu lakukan.

Foto by pexels

Berikut contoh metode brainstorming :

1 Mind Mapping

Mind mapping ini merupakan salah satu metode brainstorming yang menggunakan gambar dari segala jenis elemen grafis untuk mengekspresikan ide. Mind mappping bisa dilakukan dengan daftar tugas, pemikiran, coretan-coretan, catatan, cetak biru, poin-poin penting, informasi dan hal lain yang membantu membawa kejelasan pada suatu tujuan.

Teknik primitif untuk membuat mind mapping ini dengan mengambil selembar kertas, beberapa spidol, dan menuliskan idenya. BIsa Gunakan label satu kata terlebih dulu untuk menuliskan topik utama dan kemudian lanjutkan dengan cara memberi label pada lapisan tantangan, sumber daya, pertimbangan dan lain-lain sebagai subtopik.

2 Brainwritting

Brainwritting merupakan proses meminta setiap anggota kelompok menuliskan ide dan masukan mereka, lalu meminta mereka menyerahkan ide itu secara anonim. Proses ini sangat berbeda dengan diskusi kelompok yang dilakukan dalam sesi brainstorming pada umumnya.

Penulisan opini pribadi ini merupakan upaya mengisolasi ide yang muncul dari mendengarkan pendapat orang lain dan komunikasi langsung. Teknik ini dirancang untuk menangkal dampak kontradiksi, dari keberpihakan, negasi atau kritik atas suatu ide.

Metode ini lebih kepada membangun pendekatan yang datar terhadap ide tersebut. Oleh karena itu anonimitas kontributor tidak menjadi perhatian utama brainwritting, tapi lebih kepada masuknya beragam ide dan masukan dari banyak pihak atas suatu topik.

3 Analisis SWOT

Metode ini bekerja dengan analisis :

  • Strenghts (Kekuatan)
  • Weakness (Kelemahan)
  • Opportunity (Peluang)
  • Threat (Ancaman)

Dengan mengikuti proses sederhana ini kamu akan menerima masukan dari setiap anggota forum, seseorang bisa mengatasi kelemahan dan ancaman serta mengoptimalkan kekuatan serta peluang mereka.

4 Role Storming

Role Storming merupakan pendekatan praktis untuk mempertimbangkan apa yang akan dilakukan orang lain bila di dalam posisi serupa. Metode ini direkomendasikan diikuti peserta yang dipercaya dan memiliki penilaian yang jitu.

5 Step Ladder Brainstorming

Metode ini merupakan konsep modern untuk melatih tim yang tidak cukup komunikatif atau ekspresif. Step Ladder Brainstorming memungkinkan anggota forum untuk mengidentifikasi masalah atau memberi tantangan bagi kelompok, lalu dua anggota forum meninggalkan ruangan.

Pertama, kedua anggota forum itu diminta menyatakan pendapatnya, kemudian anggota ketiga dipanggil untuk diminta menyampaikan pendapatnya. Proses ini diulang terus, satu persatu dimintai pendapatnya bergantian hingga seluruh anggota forum mendapatkan kesempatan.

6 Design Charrette

Teknik Charrette merupakan teknik brainstorming yang mirip dengan lokakarya. Teknik ini melibatkan kolaborasi dari beberapa kelompok yang bekerja secara kolektif dalam suatu proyek atau program studi.

Charrette merupakan teknik yang berorientasi pada target yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Jenis brainstorming ini berorientasi pada target yang harus diselesaikan dalam waktu yang ditentukan. Jenis brainstorming ini biasanya dilakukan untuk usaha kreatif.

Itulah tentang teknik dan metode brainstorming. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba kamu coba

Kesimpulan

Brainstorming merupakan sebuah cara untuk mengumpulkan ide atau gagasan mengenai sebuah topik permasalahan. Biasanya, brainstorming dilakukan untuk memecahkan masalah atau mencapai suatu tujuan tertentu.

Untuk membuatnya berjalan efektif, kamu bisa melakukan cara-cara yang telah disebutkan di atas. Salah satunya dengan menentukan tim yang akan diundang untuk brainstorming. Apabila masalah yang ingin didiskusikan terkait dengan keuangan, maka peserta diskusi mereka yang pekerjaannya berkaitan dengan keuangan.

Semoga artikel apa itu brainstorming ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan kamu

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *